MEMBAJAK TV

 

MEMBAJAK TV

6 – 21 Agustus 2010

Senin-Sabtu pukul 11:00-20:00 WIB

Minggu pukul 11.00-15.00 WIB (Hari libur nasional tutup).

 

diskusi:

Sabtu, 06 Agustus 2011 pukul 16.00 WIB,

Speaker Anggun Priambodo (Seniman Video)

Ruddy Hatumena (Anggota kelompok seniman, Tromarama).

 

Opening:

Sabtu, 06 Agustus 2011, pukul 18.00 WIB.

artists:

Anggun Priambodo, Forum Lenteng, Henry Foundation, HONF (House of Natural Fiber), Irwan Ahmett, Jompet Kuswidananto, Melati Suryodarmo, Muhammad Akbar, Nanang R. Hidayat, Prilla Tania, Reza Afisina (Asung), Tintin Wulia, Tromarama, Wimo Ambala Bayang dan Yusuf Ismail.

 

 

Televisi—yang dikuasai oleh kekuatan politik dan korporasi—telah membentuk dan mengkonstruksi realitas, perilaku dan identitas budaya masyarakat sehingga kemudian muncullah generasi yang memaknainya dengan berbagai cara: kesadaran untuk membuat jarak budaya, mempertanyakan, menggoda, mengkritik, mengintervensi, merefleksi, dan bahkan menawarkan solusi.

Kemunculan generasi baru pembuat video ini memperlihatkan kaitan erat antara kemajuan teknologi media dengan budaya televisi di Indonesia melalui tiga hal utama: perkembangan teknologi, relasi sejarah politik informasi pertelevisian dengan perkembangan video seni, dan kemunculan generasi pembuat karya video yang berusia di bawah 30 tahun—yang merupakan generasi “asuhan” budaya televisi. Posisi kultural yang dilakoni para pembuat video ini berseberangan dengan kelompok masyarakat yang memaknai teknologi televisi semata-mata sebagai konsumsi, hiburan, atau gaya hidup.

Sebagai survei dan pemetaan karya-karya video, Pameran Seni Video ini berharap bisa memberikan tawaran data, informasi, dan inspirasi bagi masyarakat luas mengenai strategi untuk dapat hidup berdampingan dengan teknologi media televisi secara sehat, serta memahami mata rantainya dengan kekuatan politik dan korporasi/pasar.

Galeri Salihara menyelenggarakan Pameran Seni Video “Membajak TV” dengan semangat semi retrospektif, menampilkan karya-karya video dari sejumlah seniman yang diciptakan dalam kurun 1998 (pasca Reformasi) sampai dengan 2010, melalui seleksi dan proses kurasi yang dilakukan oleh seniman dan pengamat seni media baru, Krisna Murti.

 

 

 

 

 

Komunitas Salihara;

Jl. Salihara 16, Pasar Minggu,

Jakarta Selatan 12520. Tel: 021-789-1202

Ipiet di 0856-4999-0204 ipiet@salihara.org, www.galeri.salihara.org.

 


Posted

in

by

Tags: